JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (materi) Nahrawi Imam meminta penonton untuk bersabar untuk dapat menonton kompetisi sepak bola kembali bergulir. Sejak pertanyaan banding SK pembekuan PSSI harus menunggu presiden Joko Widodo kembali.

Seperti diketahui, pemerintah akan membatalkan keputusan pembekuan PSSI. Hal ini terjadi setelah ad hoc Ketua Komite Gumelar pembukaan dari sepak bola Indonesia melawan orang nomor satu di Indonesia. Hadir dalam hal pertemuan dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Jokowi segera memerintahkan Imam Nahrawi menyelidiki masalah, yang membuat sepakbola SK Indonesia stagnasi. Menpora mengaku bergerak cepat dan berjalan maraton dengan berbagai pihak. Sebagai hasil dari penelitian ini akan disetorkan kembali ke Jokowi dan kemudian membuat publik.

“Selama dua hari ini telah bertemu di maraton, mendalam dan komprehensif dari jajaran Kemenpora Eselon I, II, Biro Hukum, BOPI, Tim Transisi, dan banyak situs lainnya, sehingga tugas Presiden untuk melakukan akurat evaluasi, detail, dengan mempertimbangkan semua aspek telah selesai kita punya, “jelas masalah dalam pesan yang diterima SINDONews Jumat (2016/02/26).

Menurut penilaian yang diberikan pada Imam Nahrawi Jokowi termasuk hukum, sanksi kronologis dengan harapan dari masyarakat Indonesia telah menjadi catatan penting. “Oleh karena itu, kami percaya bahwa hasil penelitian ini memberikan harapan bagi manajemen sepak bola Indonesia di masa depan, termasuk PSSI, pemain, pelatih, termasuk pers,” katanya hal.

Menpora harapan penggemar sepak bola masyarakat di seluruh negara bangsa Indonesia untuk bersabar menunggu laporan dari penelitian ini akan diberikan kepada Presiden. “Perintah Presiden akan dilakukan, dan hasilnya akan disampaikan kepadanya, untuk rekan wartawan dan masyarakat untuk bersabar, Senin (2016/02/29), kita akan harus berurusan dengan dan pelaporan kepada Presiden,” kata Interior.

Lihat juga:

Minggu berikutnya, Presiden Tentukan Nasib PSSI
Gumelar Tuding Ada
sepakbola Chaotic Indonesia, SBY: Masyarakat mulai Lelah